Kaohsiung targetkan pemasaran produk pertanian untuk Kebijaksanaan Baru ke Arah Selatan

Wakil Walikota Kaohsiung Tsai Fu-chin (蔡復進) di Rti (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) – Pariwisata adalah salah satu bagian penting dari Kebijaksanaan Baru ke Arah Selatan yang sedang dengan giat dipromosikan pemerintah, tapi bagi Kaohsiung, fokusnya adalah dalam bidang pertanian.

Ketika menerima wawancara Radio Taiwan Internasional pada hari Rabu, 30 Mei, Wakil Walikota Kaohsiung Tsai Fu-chin (蔡復進) mengemukakan, agar suatu produk bisa dijual dengan lancar di negara lain, kehidupan dan kebudayaan negara tersebut harus dipelajari.

Tsai mencontohkan Singapura yang sendirinya bukan negara pertanian, tapi kini adalah pasar target utama bagi ekspor produk pertanian Kaohsiung seperti buah leci Yuhebao, mangga, nenas, jambu biji dan lain-lain.

Selain itu, Singapura juga menjadi jembatan bagi produk Kaohsiung untuk dipasarkan di negara-negara Asia Tenggara lain, di mana hasilnya diantisipasi sangat baik untuk tahun ini.

Tsai Fu-chin mengatakan, “Kami harap produk kami tidak hanya dikenal oleh konsumen Singapura, juga berharap Singapura bisa menjadi transit bagi produk bagus dari Kaohsiung untuk diperkenalkan kepada negara lain. Ambil contoh buah leci Yuhebao. Tahun lalu ekspor ke Singapura hanya sekitar 60 ton. Tahun ini bertambah menjadi 200 ton, bertambah tiga kali lipat.”

Selain itu, untuk selanjutnya mengeksplor pasar Muslim, pemerintah Kaohsiung pertama-tama mengadakan penelitian terhadap sejarah, latar belakang, kehidupan, kebiasaan dan kebudayaan masyarakat setempat, kemudian membimbing petani lokal untuk memproduksi hasil tani atau makanan pengolahan yang paling sesuai untuk dipasarkan.