Kabupaten Nantou Gencar Mempromosikan Pariwisata Muslim di Taiwan

 (Taiwan/ROC) — Kebijakan Baru ke Arah Selatan kini tengah gencar dipromosikan oleh Pemerintah Taiwan. Guna untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan muslim berkunjung ke Taiwan, beberapa pelaku usaha perhotelan di Taiwan secara aktif mengajukan sertifikat halal. Saat ini, terdapat lebih dari 100 restoran dan hotel telah mendapatkan sertifikat halal tersebut. Untuk Kabupaten Nantou sendiri, tercatat telah ada 8 restoran (MFR) dan hotel halal (MFT)

Hung Jui-chi (洪瑞智) selaku Sekjen Kabupaten Nantou pada Selasa (15/5) mengemukakan bahwa populasi umat Muslim di dunia telah mencapai angka 1,6 miliar orang. Ini merupakan angka yang cukup tinggi. Sejak jumlah wisatawan Daratan Tiongkok yang berkunjung ke Taiwan mengalami penurunan drastis, pemda Nantou berusaha keras untuk mengembangkan pasar wisata mereka ke Asia Tenggara. Ia menambahkan bahwa untuk mendapatkan sertifikat halal, perlu dilakukan beberapa tahap; meliputi harus memenuhi persyaratan menyediakan sajian makanan dan merubah desain kamar hotel yang sesuai dengan petunjuk yang telah di tetapkan. Pemerintah daerah Nantou diketahui juga telah melakukan kerja sama dengan Asosiasi Perkembangan Sektor Wisata Muslim Internasional, dengan harapan dapat membangun rantai pariwisata yang berkelanjutan.

Hung Jui-chi mengatakan, “Ketika wisatawan Muslim berkunjung ke Nantou, mereka dapat melihat bahwa Nantou kini telah memiliki beberapa tempat akomodasi yang bersertifikasi halal. Dengan kata lain, hal ini tentu dapat memberikan kemudahan bagi mereka”.

Hung Jui-chi kembali menambahkan bahwa saat ini telah ada 4 Kabupaten dan Kota di Taiwan telah membentuk platform tata kelola kerja sama regional, meliputi Taichung, Changhua, Nantou dan Miaoli. Selain di Kabupaten Nantou, juga terdapat 3 Kabupaten Kota lainnya yang telah memiliki restoran dan hotel bersertifikat halal. Keempat Kabupaten dan Kota ini nantinya akan terintegrasi melalui platform dan secara bersama mengembangkan industry pariwisata di sentral Taiwan.