Strategi Tata Letak Dua Arah New Taipei Perluas Peluang Binis Kebijakan Arah Selatan Baru

Wakil Walikota New Taipei, Yeh Hui-qing dalam acara RTI “Selamat Pagi Taiwan”

(Taiwan, ROC) Radio Taiwan Internasional acara siaran bahasa Mandarin “Selamat Pagi Taiwan” dalam rangkaian wawancara  “Jelajahi Peluang Bisnis Baru Berfokus pada arah ke Selatan” pada hari Jumat (20/4) mewawancarai Wakil Walikota New Taipei, Yeh Hui-qing, berbincang-bincang santai mengenai hasil yang dicapai dalam rangka mempromosikan “kebijakan baru ke arah selatan” di bidang pariwisata, perdagangan, pendidikan dan lain sebagainya.

Jumlah populasi imigran baru di kota New Taipei mencapai hampir 100 ribu orang, kota New Taipei sendiri sudah sejak lama mempromosikan kebijakan ke arah selatan seperti memperluas pasar baru ke arah selatan, menggunakan strategi tata letak dua arah bahkan pemerintah kota New Taipei membawa rombongan produsen untuk membangun lahan baru di selatan dan mendirikan jaringan aliansi industri dan perdagangan setempat, selain itu juga menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan Taiwan untuk lebih mengeksplorasi peluang bisnis.

Wakil walikota New Taipei, Yeh Hui-qing mengatakan, “Kami mengaitkan perusahaan di kota New Taipei dengan pengusaha Taiwan setempat dan pada bulan kemarin 17 pengusaha Taiwan dari negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan datang ke kota New Taipei, kami menggunakan kesempatan ini untuk membentuk Aliansi Produsen Produk Hijau, bersama dengan Asosiasi Bisnis Taiwan menandatangani nota kesepahaman kerja sama sehingga apabila ada pasar seperti ini di tempat tersebut, ada peluang seperti ini maka aliansi pengusaha produk hijau dapat melalui Asosiasi Bisnis Taiwan atau setiap perusahaan Taiwan yang memiliki kaitan membuka pasar baru di sana.”

Yeh Hui-qing menyampaikan, kota New Taipei juga meningkatkan lingkungan bisnis dan mengajak produsen untuk melakukan investasi dan memanfaatkan lahan umum yang tersedia dengan benar; Perencanaan membangun taman inovatif baru internasional di Xinjuang, mengundang pebisnis untuk menempatkan pusat bisnisnya di kota New Taipei serta mengunakan pengklasifikasian industri, pengembangan baru serta keunggulan industry seperti industry telekomunikasi, bioteknologi atau industri kreatif dan lain sebagainya.

Yeh Hui-wing menyampaikan, kota New Taipei memperluas pasar atau mengajak pengusaha untuk melakukan tata letak pasar di Filipina, Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, India dan lainnya, hingga tahun ini Biro Pengembangan Ekonomi Kote New Taiwai telah merencanakan untuk memasuki pasar Selandia Baru dan Australia, akan terus memperluas peluang bisnis di negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan.