Kabupaten Miaoli menguatkan kebijaksanaan untuk menangani 14 ribu imigran baru

(Taiwan, ROC) Pemerintah Kabupaten Miaoli sedang berusaha menguatkan kebijaksanaan untuk menangani terus meningkatnya jumlah imigran baru, yang menurut statistik telah melampaui 14 ribu orang.

Demikian ditegaskan Bupati Miaoli Hsu Yao-chang (徐耀昌) dalam wawancara bersama acara “Selamat Pagi, Taiwan” di Radio Taiwan Internasional.

Berbicara tentang populasi imigran baru yang terus meningkat di Miaoli, Hsu menegaskan, masalah yang paling diprihatinkan dan paling membutuhkan bantuan pemerintah oleh imigran baru adalah bagaimana menyesuaikan diri dengan kehidupan dan pekerjaan baru.

Untuk menangani hal ini, tutur Hsu, pemerintah Kabupaten Miaoli telah mendirikan Departemen Urusan Wanita dan Imigran Baru untuk mengkoordinasi berbagai kebijaksanaan bersangkutan, termasuk membuka kelas bahasa serta ketrampilan lain, dan membuka dua pusat layanan keluarga imigran baru serta dua pusat pendidikan imigran baru.

Hsu Yao-chang mengatakan, “Menawarkan kegiatan pendidikan seperti kelas bahasa, bertujuan meningkatkan kefasihan bahasa Tionghoa bagi imigran baru, juga bisa menjadi sarana bagi mereka untuk mempelajari kebudayaan Hakka di Miaoli, memperkecil perbedaan kehidupan dan kebudayaan, membantu mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan di Taiwan.”

Menurut Hsu, di antara 14 ribu imigran baru di Miaoli, sebagian besar yaitu 8.318 orang berasal dari Daratan Tiongkok, Hong Kong dan Makau, disusul dengan imigran baru dari Vietnam, 3.296 orang, dan dari Indonesia, 1.829 orang.