Penghu Lakukan Pemanasan Sambut Kompetisi “Teluk Terindah Dunia”

(Taiwan, ROC) Penghu masuk dalam “Organisasi Teluk Terindah Dunia” oleh PBB sebagai salah satu teluk terindah dunia, tanpa bisa menyembunyikan kemolekan Phenghu berhasil meraih predikat “Teluk Terindah Dunia 2018” dalam kompetisi internasional yang melibatkan 41 teluk indah dari 25 negara di dunia.

Bupati Penghu, Chen Guang-fu hari Rabu tanggal 6 September ketika menerima wawancara khusus dari Radio Taiwan Internasional (RTI) menyampaikan, Penghu yang memiliki lebih dari 90 pulau bagaikan serangkaian mutiara yang tersebar di Selat Taiwan, untuk menyambut kompetisi “Teluk Terindah Dunia” yang diselenggarakan September tahun depan, yang mana Penghu akan menyelenggarakan karnaval selama sebulan untuk menyambut kedatangan tamu undangan dari 70 negara, dan mulai pertengahan September tahun ini akan melakukan pemanasan.

Chen Guang-fu mengatakan, “Pada bulan September – Oktober tahun depan kami akan menyelenggarakan karnaval selama satu bulan dimana akan banyak sekali ragam kegiatan, ada “Pameran makanan lezat dunia” yang mengikutsertakan sekitar 10 negara; ada juga pemilihan “Ratu Pariwisata Teluk Indah”; dari bulan September tahun ini sudah melakukan pemanasan, sekitar tanggal 20-23 September nanti akan ada 50 negara yang datang berkunjung ke Taiwan; untuk tahun depan diperkirakan ada sekitar 70 negara yang datang ke Penghu mengikuti kegiatan kompetisi teluk terindah dunia.”

Selain itu, tahun depan selain akan menyelenggarakan karnaval, Penghu juga akan mengadakan “Pameran pariwisata kapal pesiar” dan “Seminar kota teluk dunia” sedangkan TAITRA akan menyelenggarakan “Promosi produki Penghu” berharap melalui kegiatan ini dapat memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Penghu pada dunia internasional.

Chen Guang-fu menegaskan, sehubungan dengan di Penghu ada sekitar 1500 imigran baru, untuk menyambut kedatangan tamu undangan dari negara-negara yang menjadi target kebijakan baru arah selatan datang ke Penghu, pemerintah kabupaten juga akan melatih para imigran baru ini agar mereka dapat berdiri di garis paling depan sebagai pemandu wisata, menyambut dan memperkenalkan budaya serta keindahan Taiwan pada kerabat yang datang dari negara asal mereka.