Charles Lin: Kota dan Kabupaten Pembentuk Tim Nasional akan Maju Terlebih Dahulu

(Taiwan, ROC) – Wakil Walikota Kota Taipei Charles Lin pada hari Selasa tanggal 20 Juni saat menerima wawancara dari Radio Taiwan Internasional, menyampaikan laporan berkenaan dengan upaya dan hasil yang dicapai terkait program kerja pemerintah daerah Kota Taipei dengan paduan Program Kebijakan Menuju Pasar Asia Selatan Baru.

Charles Lin menyampaikan bahwa pada bulan Maret tahun ini, Walikota Ko Wen-jer memimpin tim rombongan kunjungan ke Malaysia, Thailand dan India, guna melakukan pemantauan dan pertukaran bidang pariwisata, kebudayaan, perindustrian dan pendidikan. Kunjungan tersebut juga berhasil mendapatkan berbagai masukan yang sangat penting, termasuk penandatanganan MoU kerjasama dengan Yayasan Budaya Kreatif Bangkok, dimana kedua belah pihak akan melakukan pertukaran desainer untuk dapat menetap sementara waktu di negara yang bersangkutan, kemudian juga berhasil tercapainya penandatanganan 3 MoU kerjasama dengan negeri Selangor yang merupakan negeri bagian Malaysia yang terkaya, serta terjalinnya kerjasama pemberian 10 beasiswa untuk mahasiswa dari Institut Teknologi India.

Charles Lin menjelaskan bahwa beberapa bentuk kerjasama yang disebutkan tadi merupakan bagian keunggulan yang dimiliki oleh kota Taipei. Ko Wen-jer sendiri juga mengharapkan ke depannya dapat menambah kerjasama pertukaran bidang medis dan kedokteran, dimana Taiwan juga diakui oleh dunia sebagai negara yang maju untuk bidang medisnya. Untuk itu masih terdapat ruang yang besar untuk kerjasama dalam bidang sarana prasarana medis atau pariwisata medis.

Walaupun Taiwan menemui jalan buntu dalam hubungan diplomatik internasional, namun kota seharusnya dapat maju selangkah lebih jauh terlebih dahulu, dengan membentuk tim nasional dan tidak saling bersaing satu sama lain, melainkan melakukan pembagian tugas dan kewajiban, sehingga Taipei selaku ibukota tentu akan memiliki suatu nilai jual merek produk tersendiri.

Charles Lin mengatakan, “Secara garis besar, kami merasa perlu melakukan pembentukan tim nasional, dengan prinsip sebuah tim negara. Ibukota dan pemerintah daerah lainnya dapat melakukan pembagian tugas, kemudian dipadukan menjadi sebuah tim siap tanding, dan bersama dengan negara-negara di kawasan Selatan Asia, tidak saja melakukan usaha dagang semata, namun juga menjadi sahabat jangka panjang, melakukan interaksi pertukaran kemanusiaan, yang meliputi bidang kebudayaan, pariwisata, industri dan sumber daya manusia. Dimana Taipei tentu tidak akan ketinggalan, dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan.”

Dalam bidang perindustrian terkait program kebijakan pemerintah yang baru, Charles Lin menjelaskan bahwa belakangan ini Taipei tengah membangun industri bidang intelegensi artificial, yang meliputi rumah tinggal umum, medis dan sarana transportasi. Dengan paduan kota pintar, maka tidak hanya memudahkan proses jual beli semata, namun juga jasa pelayanan jangka panjang. Selain itu usaha dagang online dan sumber daya manusia juga menjadi sebuah hal yang penting yang diperhatikan oleh pemerintah Kota Taipei.