Program Kebijakan Baru ke Arah Selatan di Kota Hsinchu

Program Kebijakan Baru ke Arah Selatan di Kota Hsinchu

(Taiwan/ROC) — Pemerintah Kota Hsinchu tengah mempromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan. Dalam wawancara khusus dengan Radio Taiwan Internasional (RTI), Wakil Walikota Kota Hsinchu Shen Hui-hong (沈慧虹) mengemukakan bahwa selama Kota Hsinchu berdiri 300 tahun, telah menjadi tempat bagi imigran. Terlebih lagi dengan kawasan industri di Kota Hsinchu, yang menjadi tempat mencari nafkah dari para pekerja seluruh dunia. Saat ini jumlah warga imigran baru di Kota Hsinchu telah berjumlah 9000 orang.

Pemerintah Kota Hsinchu diketahui telah menghadirkan pelbagai kegiatan untuk para imigran baru; meliputi kelas adaptasi, pelatihan kerja dan jasa konseling. Program ini dihadirkan untuk membuat warga imigran baru dapat semakin betah untuk bermukim di Kota Hsinchu, serta menjadikan Kota Hsinchu sebagai kampung halaman mereka.

Shen Hui-hong mengatakan, “Yang terpenting, mereka akan menjadi orang tua bagi generasi mendatang kita. Mereka dapat membawa dampak, yakni bagi masa depan masyarakat Kota Hsinchu. Tentunya harus memperhitungkan apakah warga-warga imigran baru ini dapat membaur dengan kami. Agar mereka dapat menyatu dengan kami dan menjadikan Kota Hsinchu sebagai kampung halaman mereka. Bapak Walikota pernah berkata jika mereka datang dan bermukim disini, maka kami bertanggung jawab untuk merawat mereka”.

Selain itu, pemerintah Kota Hsinchu baru-baru ini meluncurkan “Aksi Kios Buku Imigran Baru”. Program ini mempromosikan 250 buku yang berasal dari 9 negara, meliputi buku agama, kuliner, novel, pengembangan spiritual, majalah dan buku cerita bergambar. Kios ini akan berpindah-pindah dari 1 komunitas ke komunitas lain. Diharapkan para orang tua dapat mengajarkan kepada anak mereka. Setidaknya anak-anak ini, nantinya dapat menyapa keluarga di kampung halaman dengan menggunakan bahasa asli kedua orang tuanya.