Walikota Keelung Lin Yu Chang : Agar TKA Merasa Keelung Sebagai Kota Paling Ramah

(Taiwan, ROC) – Pemerintah Taiwan mencanangkan Kebijakan Baru ke Arah Selatan dan masing-masing pemerintah daerah melaksanakan kebijakan terkait. Walikota Keelung, Lin Yu-chang (林右昌) tanggal 6 Februari dalam wawancara khusus Radio Taiwan Internasional untuk mengisi acara “Selamat Pagi Taiwan” menyampaikan, kota Keelung memiliki banyak pekerja asing, untuk memberikan pelayanan dan memudahkan pekerja asing ini mencari pekerjaan, instansi pelayanan sosial Kota Keelung membentuk pelayanan khusus satu jendela untuk semua pelayanan di lantai satu gedung tersebut. Pada sehari-harinya Pelayanan Sosial juga menjalin hubungan dengan divisi layanan pekerja asing, sering mengadakan seminar dalam berbagai topik untuk itu para pekerja asing mengetahui yang jelas bagaimana dan di mana bisa mendapatkan informasi dan pelayanan yang dibutuhkan.

Lin Yu-chang mengemukakan, kebanyakan dari pekerja asing yang berada di Kota Keelung berasal dari Indonesia, berhubung kebanyakan dari pekerja asing asal Indonesia ini beragama Islam untuk itu pemerintah kota Keelung sejak 2 tahun terakhir ini mengadakan acara Idul Fitri, berharap para pekerjaan asing yang jauh dari kampung halamannya juga dapat merasakan suasana Idul Fitri. Ia juga beranggapan, menjaga para pekerja asing dengan baik maka mereka juga akan menjaga orang tua yang mereka rawat dengan baik dan lebih dapat berkonsentrasi serta fokus pada pekerjaan mereka.

Lin Yu-chang mengatakan, “Kita menyelenggarakan kegiatan Idul Fitri yang sama artinya dengan tahun baru mereka, pemikiran kita adalah apabila menjaga para pekerja asing ini dengan baik, memberikan mereka dukungan dan juga agar mereka beranggapan, merasa kalau Keelung atau Taiwan adalah kota atau negara yang ramah terhadap mereka, maka meraka akan lebih sepenuh hati merawat para orang tua kita dan juga pekerjaan-pekerjaan mereka lainnya.”

Lin Yu-chang menyampaikan, kegiatan Idul Fitri selama dua tahun ini menarik banyak pekerja asing untuk turut berpartisipasi, mereka tidak saja menyiapkan perlengkapan dan makanan sendiri bahkan sejak pagi-pagi sudah datang dan mengantri di lokasi kegiatan. Pemerintah kota juga mengundang pekerja-pekerja asing ini untuk bersama-sama merayakan dan bergembira bersama, tahun lalu kegiatan ini berhasil menarik seribuan orang turut dalam suasana penuh kegembiraan.